Translate

Kamis, 24 Maret 2016

Membangun Startup dari Bill Gates

Membangun Startup dari Bill Gates
Membangun Startup dari Bill Gates

Bill Gates Sampai Mengeruk Tempat Sampah

Lebih dari 30 tahun lamanya, Bill Gates menduduki posisi puncak dalam industri perangkat lunak (software industry). Seperti halnya Steve Jobs, Michael Dell dan Larry Ellison (Oracle), ia adalah salah satu founder startup yang menjadi kemudi utama di perusahaannya. Selain itu, seperti Steve, Michael dan Larry juga, Gates juga mahasiswa yang gagal lulus dari perguruan tingginya. Berikut ini, Bill membagikan lima tips sukses membangun startup untuk Anda  Untuk Belajar Programming! 5 Tips Sukses

1. Biarkan Ide Muncul Dari Mana Saja

“Di Microsoft, terdapat sejumlah ide-ide brilian, tapi kebanyakan menganggapnya jika ide tersebut muncul dari atasan dan para petinggi perusahaan. Padahal, tidak demikian.”

Pemimpin startup yang efektif akan memungkinkan ide-ide terus mengalir dari tiap bagian perusahaan mereka, dibanding memonopoli ide dan membatasinya hanya pada pimpinan. Pemimpin startup yang baik adalah mereka yang mampu menjadikan kegagalan mereka sebagai pelajaran untuk mengembangkan ide baru dari mana saja, untuk keberhasilan tim mereka.

“Cara terbaik untuk menyiapkan diri menjadi seorang programmer adalah dengan menulis barisan kode, dan cara untuk belajar membuat program yang terbaik adalah dengan mempelajari program, baik apa yang sudah dihasilkan.

Pada kasus saya, saya mendatangi tempat sampah di Computer Science Center, mengambil kertas-kertas yang dianggap sampah oleh programmer di situ dan membuat daftar mengenai sistem operasi mereka.”

2. Developer 

Bill Gates menyarankan untuk menguasai dua kemampuan penting: selling and coding. Mark memberi tahu, jika seorang pengusaha tidak bisa menjadi master developer, tapi memahami secara baik mengenai proses pengembangan software, pengusaha tersebut bisa menjadi pemimpin startup yang bagus dan efektif.
Tidak ada yang benar-benar menempatkan Bill menjadi master programmer.

Namun, ia tetap menjadi tangan pertama yang menemukan pengetahuan tentang bagaimana suatu software dibuat, mengujinya dan memfasilitasi penjualannya hingga menjadi sebuah eksekusi yang bagus di Microsoft.

3. Hemat!

“Dibanding membeli pesawat dan bermain-main seperti para kompetitor kami, kami lebih memilih untuk menaruh fokus kembali ke dalam perusahaan.”

Microsoft adalah salah satu perusahaan high-tech yang sukses, yang tidak mendistribusikan keuntungan mereka pada para pemegang saham. Bill percaya bahwa keuntungan yang Microsoft hasilkan akan memberikan kontribusi lebih besar kepada pemegang saham, jika itu diinvestasikan kembali ke dalam perusahaan, bukan dibagikan dalam bentuk dividen. Walau pada akhirnya, hingga tahun 2003, Microsoft dikabarkan mengeluarkan dividen pertama mereka.

4. Point penting yang membangunkan mahasiswa dari tidurnya, “If you think your teacher is tough, wait until you get a boss.”

Walaupun tidak lulus dari perguruan tinggi , Bill telah menjadi pembicara pada ribuan mahasiswa selama beberapa dekade terakhir. Saran yang Bill berikan pada dasarnya adalah, “Life is not divided into semesters. You don’ t get summers off and very few employers are interested in helping you find yourself.

Saran Bill tersebut juga diterapkannya pada budaya kerja Microsoft, di mana ia mendorong adanya kompetisi internal dalam perusahaannya. Seperti yang pernah dicantumkan dalam Core Values, budaya kerja sebuah startup sepenuhnya ada di tangan Anda. Selain keuntungan, konsumen dan karyawan yang Anda punyai, budaya kerja startup yang sehat dan nyaman , akan menjadi salah satu aset berharga bagi Anda .

5. Intelectual

Property pada umumnya tidak memiliki nilai tinggi untuk Startup “Intellectual property has the shelf life of a banana.”

Kebanyakan startup meng-over estimate value dari intelectual property. Kecuali apabila startup Anda bergerak di penelitian untuk menghasilkan terobosan baru dalam dunia ilmiah. Jadi, lebih baik fokus pada bagaimana meningkatkan kemampuan startup Anda untuk memenangkan diri dari kompetitor yang ada.

Kesuksesan Microsoft adalah bukti bahwa intelektual terbaik tak selamanya diperlukan untuk mendominasi pasar. Sekarang ini, high switching cost, distribusi besar-besaran dan kombinasi keduanya telah membawa Microsoft menjadi yang terdepan di pasarnya.

Sourse: internet, By: ~ Sangtrisila ~

CARA MENGATUR WAKTU AGAR LEBIH BERHARGA

Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu, Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus diluangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda. Praktekan kesepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!

Cara mengatur waktu lebih berharga

1. Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Anda, percakapan, dan kegiatan yang harus Anda lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Anda untuk memahami seberapa banyak hal yang dapat Anda selesaikan dalam satu hari, dan kapan waktu-waktu berharga Anda akan berlalu. Anda akan dapat melihat berapa banyak waktu yang Anda luangkan untuk mencapai hasil, dan seberapa banyak waktu telah terbuang untuk kegiatan-kegiatan yang kurang produktif.

2. Segala kegiatan dan percakapan penting kesuksesan Anda harus ada jangka waktunya. List pekerjaan Anda akan bertambah sangat banyak bila Anda mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan. Buatlah jadwal untuk meluangkan waktu berpikir dan melakukan hal-hal yang produktif bagi diri Anda. Lakukanlah hal ini secara disiplin.

3. Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Anda miliki untuk menghasilkan
hal yang produktif.

4. Rencanakanlah waktu untuk istirahat, menarik diri dari semua kesibukan yang Anda miliki.

5. Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai aktivitas Anda sebelum selesai merencanakannya. Saat paling penting dalam hari Anda adalah saat di mana Anda merencanakannya.

6. Luangkan waktu 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang harus didatangi dan Anda ambil. Ini akan membantu Anda mengutamakan prioritas, dan membuat Anda merasa waktu tidak berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5 menit setelah aktivitas atau keputusan yang Anda ambil untuk menentukan target yang Anda tentukan hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.

7. Jangan ragu-ragu menolak interupsi dari siapapun saat Anda benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.

8. Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau mengecek e-mail masuk hanya karena handphone Anda berdering. Matikanlah koneksi telepon Anda. Jangan berikan perhatian secara mudah kepada orang lain, kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Anda. Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Anda kedepannya, Anda malah harus menyediakan jadwal khusus meladeninya.

9. Blokirlah semua hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan seperti Facebook dan sosial media lain, untuk membantu bisnis Anda.
Baca juga: Mempertahankan Usaha di Tahun Pertama

10. Ingatlah mustahil untuk menyelesaikan semuanya. Dan ingatlah, bahwa hal yang baik adalah membuat dua puluh persen kegiatan Anda menghasilkan delapan
puluh persen dari hasil Anda.
~ Sang Trisila ~


Advertise

Advertise
300x250
Here

Ads by Seocips.com