Liputan6.com - Menjadi negara dengan pertumbuhan miliarder paling pesat di dunia, Indonesia tentu harus lebih memperhatikan tren yang tengah melanda di kalangan konglomerat. Salah satu kunci mempertahankan prestasi tersebut adalah mengamati tren pengelolaan keuangan para miliarder Indonesia.
Sejauh ini, pasar properti dan saham menjadi dua sektor yang paling diminati para investor untuk membenamkan modalnya. Menurut hasil riset Head of Consumer Banking Group DBS Indonesia Steffano Ridwan, nilai investasi dua sektor tersebut mencapai 50 persen jumlah penanaman modal di Tanah Air.
Dengan begitu, lembaga keuangan dinilai penting mengenali kebutuhan para miliarder Indonesia. Berikut tiga kebutuhan miliarder Indonesia dalam mengelola keuangannya:
1. Produk investasi yang lebih canggih
Pemahaman yang lebih baik di sektor finansial, miliarder Indonesia atau High Net Worth Individual (HNWI) menuntut produk investasi yang lebih canggih.
Penyedia jasa keuangan harus mampu melayani nasabah dengan produk-produk investasi yang sesuai dengan selera risikonya (risk appetite).
Di Indonesia, lembaga perbankan biasanya hanya dapat menawarkan produk-produk investasi domestik (inshore), sedangkan perusahaan penyedia layanan wealth management di luar negeri mampu membantu klien dalam diversifikasi risiko investasi asing (offshore).
2. Peranan relationship manager
Pertumbuhan ekonomi Asia yang begitu cepat, para miliarder haus akan informasi terbaru dari pasar. Relationship manager saat ini harus mampu membekali para miliarder dengan pemahaman yang kuat dan tidak terbatas pada pasar lokal, melainkan juga pada informasi di ranah regional.
Para manajer harus bisa berperan sebagai penasihat keuangan dengan wawasan yang mumpuni tentang pasar di Asia.
3. Revolusi Digital
Ledakan dunia digital tidak hanya terjadi di kalangan pasar dengan usia lebih muda dan kelas menengah. Berdasarkan World Wealth Report 2014, sebanyak 82 persen miliarder di Asia Pasifik (kecuali Jepang) menuntut kemampuan digital dari perusahaan pengelolaan keuangan.
Perangkat digital dan mobile tentu dapat memungkinkan klien bertransaksi dengan mudah. Para miliarder juga menuntut akses terhadap informasi real-time dalam memenuhi kebutuhannya terhadap asupan nasehat keuangan. Dan Anda harus dapat mengendalikan diri Anda sendiri agar Anda dapat mengatur keuangan dengan baik. ~ Sang Trisila ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar