Pengalaman seorang narasumber: Baru- baru ini saya Pernahkah Anda mengalami seseorang datang meminta dan memohon pekerjaan atau bisnis, ini disebut prematur.
“Halo.... Adalah sebuah kehormatan untuk bertemu Anda. Saya tahu Anda mengenal Richard Branson. Saya menawarkan jasa marketing spesialis dan saya yakin perusahaannya dapat memakai jasa saya. Bisakah Anda memperkenalkan saya padanya? Sehingga saya bisa memperlihatkan bagaimana jasa saya bisa membantunya.”
Inilah yang terlintas dalam kepala nara sumber: “Apakah dia gila? Akankah saya akan memperkenalkan Anda yang tidak saya kenal dan tidak memiliki hubungan sama sekali, kepada seseorang yang penting dan hanya saya temui beberapa kali? Hanya supaya Anda bisa menawarkan produk yang tidak saya ketahui dan tidak pernah saya gunakan? Haha! Hal itu tidak akan pernah terjadi!”
Saya akan sangat senang untuk merespon seperti itu, tapi untungnya bisa saya simpan di dalam pikiran saja. Akhirnya saya menggunakan respon yang lebih halus: “Halo, nama saya Ivan. Maaf sepertinya kita belum pernah bertemu sebelumnya. Siapa nama Anda?”
Hal itu membuatnya terkejut sehingga dia sadar bahwa permohonannya terlalu cepat. Saya menjelaskan padanya bahwa saya memang sering mereferensikan kenalan-kenalan saya, tapi hanya orang-orang yang sudah berhubungan lama dengan saya. Dia berterima kasih dan bergerak ke korban yang berikutnya.
Menjawab keheranan saya, seseorang di social network menuliskan: “Saya tidak mempercayai bahwa Anda membutuhkan hubungan dengan orang yang Anda minta pertama kali. Apa yang harus Anda miliki adalah sebuah cerita, produk, atau jasa yang akan menguntungkan semua pihak. Fakta bahwa Anda belum membentuk sebuah relasi menjadi bukan masalah karena Anda sedang dalam posisi menawarkan bantuan kepada orang yang Anda ajak bicara
untuk mendapat keuntungan dari perkenalan itu."
Dan menyimpulkan komentarnya dengan: “Siapakah saya sehingga bisa menolak sesuatu yang bagitu bagus untuk rekan saya?” Menurut penulis ini, tidak peduli kenal atau tidak, selama orang tersebut mempunyai produk yang berharga . Lebih baik saya tidak menolaknya.
Saya benar-benar tidak setuju, dan saya akan meminta semua orang yang tertarik membangun jaringan relasi bisnis untuk menyimpan hal-hal berikut dalam pikiran mereka:
Networking tidaklah sama dengan berburu. Bukan juga tentang
pertemuan satu kali saja. Networking adalah mengenai lahan bercocok tanam. Sebuah kegiatan untuk mengolah relasi yang ada.
Jangan meminta referensi atau kesempatan bisnis pada seseorang sampai Anda merasa yakin bahwa orang tersebut mengenal dan mempercayai Anda.
Gunakan kesempatan untuk bertemu dengan banyak orang. Lalu jadwalkan waktu lain untuk bertemu atau berhubungan, jadi Anda bisa membentuk kepercayaan yang akan memungkinkan Anda untuk meminta kesempatan bisnis. ~ Sang Trisila ~
Sumber: Start Up
Tidak ada komentar:
Posting Komentar